Selamat Datang Di Media Informasi Dinas Sosial Budaya & Pariwisata Kabupaten Teluk Bintuni
HOME
SEKRETARIAT
SUB BAGIAN UMUM
SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN
SUB BIDANG PERENCANAAN DAN KEUANGAN
BIDANG KESEJAHTERAAN SOSIAL
BIDANG PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL
BIDANG PRASARANA DAN SARANA SOSIAL
BIDANG BUDAYA
BIDANG PARIWISATA

 

 

 

 

 


RENSTRA
RENCANA KERJA (RENJA)
LAKIP & LAPORAN TAHUNAN
LAPORAN KEUANGAN & ASET
TULIS BERITA

 




 



 

Kunjungan Kerja


Kunjungan Kerja


Kunjungan Kerja


Kunjungan Kerja


 

 

 
   
 

SELAYANG PANDANG DINAS SOSIAL BUDAYA DAN PARIWISATA

KABUPATEN TELUK BINTUNI

 

Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Tetuk Bintuni berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tetuk Bintuni no. 4 Tahun 2007, dimana pada tahun-tahun sebelumnya Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata masih menjadi satu dengan Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, serta Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pariwisata, namun sejak bulan Juli tahun 2008 Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata sudah menjadi SKPD tersendiri.

 

Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata dengan segenap kondisi, potensi dan permasalahannya berupaya terus melakukan pembangunan dan pelayanan di bidang kesejahteraan sosial, pelestarian dan pengembangan kebudayaan serta pengembangan potensi pariwisata datam rangka turut mensukseskan pembangunan di segala bidang di Kabupaten Tetuk Bintuni menuju Bintuni Baru. Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata Kabupaten Teluk Bintuni berusaha untuk meningkatkan peran dan fungsinya sebagai fasilitator, motivator dan dinamisator dalam pembangunan dan pengembangan di bidang kesejahteraan sosial, budaya dan pengembangan pariwisata.

 

Pelaksanaan pembangunan bidang sosial budaya dan pariwisata masih dihadapkan pada beberapa permasalahan antara lain berupa belum optimalnya pelayanan di bidang sosial budaya dan pariwisata, lemahnya kelembangaan sosial masyarakat, tingginya angka kriminalitas dan penyakit sosial masyarakat, lemahnya kondisi sosial masyarakat, perlunya pernbinaan, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial, perlunya alokasi bantuan sosial untuk keberdayaan masyarakat dalam rangka penanggulangan kemiskinan, lemahnya kelembangaan budaya adat, belum berkembangnya seni budaya daerah, belum berkembangnya obyek-obyek wisata daerah, kurangnya sarana dan prasarana pariwisata.

 

Dengan diberlakukannya otonomi daerah, perubahan lingkungan yang cepat serta aspirasi masyarakat yang menuntut peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata pemerintahan yang baik (good govermance) maka Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata diharapkan mampu memanfaatkan peluang dan potensinya untuk memainkan peranan dan kontribusi yang lebih besar bagi kepentingan kesejahteraan masyarakat, daerah dan bangsa.

 


GAMBARAN UMUM KONDISI SOSIAL BUDAYA DAN PARIWISATA

KABUPATEN TELUK BINTUNI

 

Kawasan Teluk Bintuni merupakan salah satu Kabupaten pemekaran baru di Provinsi lrian Jaya Barat (Papua Barat) dengan pengesahan UU Rl No.26/2002" Kabupaten ini terletak antara pantai selatan kepala burung dan pantai semenanjung Onin, menghadap kearah laut Seram di lepas pantai barat Papua. Berdekatan dengan leher pegunungan sempit yang menghubungkan kepala burung dengan wilayah lainnya di Provinsi Papua.

 

Berdasarkan letak geografis Kabupaten Teluk Bintuni berada antara 1°57'50"LS - 3°11'26"LS dan 1.932°44'59" - 134°14'49"BT. wilayah ini berbatasan dengan :

Ø  Wilayah administrasi Distrik Kebar dan Testega, Kabupaten Manokurari di serbelah Utara.

Ø  Wilayah Distrik Kokoda dan Aifat Timur, Kabupaten Sorong Selatan di sebelah barat.

Ø  Wilayah Distrik Kokas Kabupaten Fakfak disebelah selatan.

Ø  Wilayah Distrik Windesi dan Wasior, Kabupaten Manokwari disebelah timur.

Luas wilayah Kabupaten Teluk Bintuni adalah 1,862,200 ha, tercliri dari 10 Distrik/Kecarnatan dan sejak pertengahan tahun 2008 telah dimekarkan menjadi terbagi atas 24 Distrik/Kecamatan dengan 115 Kampung dan yang 2 Kelurahan. Distrik dengan wilayah paling luas adalah Babo (3,477 ha), dan yang paling sempit adalah Distrik ldoor (198 ha). Bila dibandingkan dengan luas seluruh provinsi yang berada dikepala hurung, maka Kabupaten Teluk Bintuni menempati 17,8% dari wilayah ini atau seluas 1.866.344.892 ha" (Sunrber : BP Tangguh, lSP, output 3 of 4 , 10.02.2006,p.53).

 


 
   

   
  Pembangunan SDM Teluk Bintuni Harus Terus Dilakukan
Oleh : Muris, Tabura Pos
24 Juli 2014, 13.20 WIT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

  KEGIATAN & PENGUMUMAN
 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

Copyright © 2011 Dinas Sosial & Pariwisata Kabupaten Teluk Bintuni