Selamat Datang Di Media Informasi Dinas Sosial Budaya & Pariwisata Kabupaten Teluk Bintuni
HOME
SEKRETARIAT
SUB BAGIAN UMUM
SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN
SUB BIDANG PERENCANAAN DAN KEUANGAN
BIDANG KESEJAHTERAAN SOSIAL
BIDANG PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL
BIDANG PRASARANA DAN SARANA SOSIAL
BIDANG BUDAYA
BIDANG PARIWISATA

 

 

 

 

 


RENSTRA
RENCANA KERJA (RENJA)
LAKIP & LAPORAN TAHUNAN
LAPORAN KEUANGAN & ASET
TULIS BERITA

 




 



 

Kunjungan Kerja


Kunjungan Kerja


Kunjungan Kerja


Kunjungan Kerja


 

 

 
   
 
Pembangunan SDM Teluk Bintuni Harus Terus Dilakukan
Oleh : Muris, Tabura Pos
24 Juli 2014

Bintuni - Kabupaten Teluk Bintuni memiliki potensi sumber daya alam berupa gas dan minyak yang sangat besar. Dan banyak investor besar yang berinvestasi dalam bidang gas dan minyak di daerah ini seperti BP Tangguh, Genting Oil dan Eni Oil serta investor lainnya. Sumber daya alam berupa gas dan minyak bumi ini cukup besar potensinya. Namun itu tidak dapat diolah dengan baik apabila kita tidak memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. “Dan ini menjadi “PR” kita semua sebab persaingan dari waktu ke waktu pasti akan terjadi. Sehingga kita tidak boleh lagi maju karena diberikan proteksi atau maju karena diberikan subsidi. Tetapi kita maju karena kita memiliki kualitas yang unggul. Dan jangan pernah bermimpi sumber daya alam yang sangat besar itu mampu merubah kehidupan kita kalau kita sendiri tidak siap untuk memperbaiki dan meningkatkan kulitas SDM kita,”ungkap Kepala Bappeda DR Alimudin, MM ketika menyampaikan materi tentang arah dan kebijakan pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni dihadapan peserta Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan SDM Bagi TKSM dan Pekerja Sosial serta Pengembangan Model Kelembagaan Perlindungan Sosial yang digelar pada tanggal, 20-21 Mei 2014 di Steenkool Hotel Bintuni oleh Dinas Sosial Budaya dan Pariwisata Kabupaten Teluk Bintuni.

Menurut Alimudin, bila masyarakat Teluk Bintuni ingin menjadi tuan di negeri sendiri maka mereka harus siap menyambut proses pembangunan kedepan dengan meningkatkan kualitas SDM. “Sebab yang terjadi kedepan bukan lagi persaingan orang Papua dengan orang nusantara. Tetapi persaingan yang terjadi adalah antara orang Papua sendiri. Yaitu itu orang gunung dengan pesisir, orang Sumuri dengan orang Bintuni, orang Jayapura dengan orang Bintuni, orang Manokwari dengan orang Bintuni atau dengan lainnya. “Kalau kita tidak mempunyai SDM yang mampu mengangkat semua peluang-peluang yang ada di Teluk Bintuni maka orang Teluk Bintuni akan menjadi penonton. Untuk mengantisipasi hal tersebut kita harus mempunyai komitmen yang sama untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni,” terang Alimudin.

Alimudin juga menegaskan bahwa Bintuni adalah daerah yang terus berkembang dari waktu ke waktu dengan memiliki sumber daya alam yang sangat besar. “Dimana kita dituntut meningkatkan kulitas SDM sehingga kedepan tidak lagi menuntut untuk diberikan subsidi. Tetapi mampu mengangkat semua peluang-peluang yang ada di kabupaten Teluk Bintuni. Dan menjadi tanggung jawab kita semua bagaimana kita meningkatkan produktivitas serta menangkap semua peluang-peluang yang ada. Dan Pemda Teluk Bintuni saat ini terus berupaya mempersiapkan SDM Teluk Bintuni yaitu terdapat kurang lebih 4.700 mahasiswa yang dibiayai dan dikirim ke berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu juga terdapat 17.000 anak-anak Bintuni yang dibiayai Pemda setiap tahun mulai dari Paud, TK, SD, SMP dan SMA serta SMK,” ujar Alimudin.

 
   

   
  Pembangunan SDM Teluk Bintuni Harus Terus Dilakukan
Oleh : Muris, Tabura Pos
24 Juli 2014, 13.20 WIT

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

  KEGIATAN & PENGUMUMAN
 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

Copyright © 2011 Dinas Sosial & Pariwisata Kabupaten Teluk Bintuni